Rabu, 29 November 2017

Procedure Darurat dan SAR

1.      a. Jelaskan apa yang di maksud dengan IAMSAR   

IAMSAR ( International Aeronautical & Maritime Search and Rescue) yang di terbitkan kerja sama dengan ICAO & IMO Suatu pencarian & perlongan internasional melalui pesawat Udara & kapal laut.
b. Perbedaan EPIRB & ELT:

-EPIRB ( Emergency Position Indacating Radio Beacon): Sebuah alat untuk mentransmit Distress Alerting Signals melalui Satelit (406MHz) COSPAS-SARSAT, INMARSAT 1.6 GHz, Air craft homing signal on 121.5MHz

-ELT ( Emergecy Locator transmit) : Alat untuk mentransmit posisi darurat yang dapat terditeksi oleh Pesawat udara.

2. Sebutkan signal - signal yang disampaikan sesuai dengan kepentingan masing-masing berikut ini:

a. Distress Signal:  May Day 3x
Distress Signal: Ada 3 macam Distress Signal :
1. Radio Signals:
-Isyarat yang dikirim dengan radio telephone yang terdiri ucapan kata-kata  “MAY DAY”
-Isyarat (SOS) : Dengan Radio Telegrafi dalam kode Morse.
-Isyarat Alarm Radio telephoni terdiri dari dua nada
2. Visual Signal
-Isyarat asap yang berwarna jingga
-Perling payung roket atau perling tangan yang memperlihatkan cahaya merah.
-Isyarat Bendera bujur sangkar dengan bola diatas atau dibawahnya.
3. Sound Signal
-Mebunyikan alat isyarat kabut secara terus menerus
-Isyarat tembakan atau isyarat ledakan yang di tembakkan dgn
-Selang waktu kira-kira satu (1) menit.
-Isyarat SCS dalam morse dengan menggunakan Whistle, Bell atau FogHorn.

b.Urgency Signal:
Pan Pan.3 x Berita-berita yang bersifat Urgent yang berhubungan kapal, Pesawat udara, Manusia.
 Misalnya, MOB, Kerusakan Mesin induk dan lain-lain.
C.Safety Signal:
 Security 3 x.  Berita-berita penting tentang bahaya navigasi atau Meteorologi untuk keselamatan kapal.

3.Utk menolong orang jatuh kelaut (Person Over Board), dikenal 3 situasi

 a. Immediate Action
 b. Delayed Action
 c. Person Missing Action

Jelaskan Perbedaan operasi SAR-nya.
a. Immediate Action: Tindakan yang diambil dengan segera apabila diketahui dari anjungan Orang jatuh Kelaut.
b.Delayed Action : The person is reported to the bridge by an eyewitness and action is initiated with some delay.
c. Person Missing Action:
adalah tindakan yang dilakukan setelah menadapat informasi dari crew kapal yang lain bahwa ada crew yang hilang. Hal ini di ketahui setelah orang tersebut tidak keliatan selama 24 jam dan telah dilakukan pengecekan di seluruh sudut kapal

4.Jelaskan dgn gambar cara olah gerak kapal menolong orang jatuh ke laut.

a. Williamson Turn


1.Saat orang jatuh disisi kanan, kemudi kanan cikar.
2.Ketika perubahan haluan menujukan 60º-70º dari haluan semula, kemudi tengah-tengah & cikar kiri, Kecepatan sesuai kebutuhan
3.Segera setelah kapal pada haluan kebalikan dari haluan semula, stop mesin
4.Siapkan olah gerak untuk menyelamatkan korban

b.Cara Anderson Turn – One Turn
1.sebelum bergerak mesin stop dulu
2.kemudi di putar kearah korban dengan mesin kiri maju penuh (Tween propeller)
3.Jika kapal sudah berputar ± 2/3 lingkaran  mesin kanan maju 2/3 penuh maka kapal akan berputar secara efektif mendekati korban
4.Jika korban berada pada arah 150 di kanan haluan kedua mesin stop atur kemudi dan kecepatan kapal agar dapat berhenti tepat pada posisi yang dikehendaki



c.Cara Scharnow Turn



Misalnya Haluan kapal Utara, jika MOB disisi kanan, kemudi cikar kanan Setelah haluan berobah 240º dari haluan semula, cikar kiri. Pada saat kapal Berhenti berputar & kapal mulai berputar kekiri, lihat haluannya umpama menunjuk 270º di catat, artinya 30º Over Shoot angle. Setelah haluan berlawanan dengan haluan ± 30º = ± 210º (180º + 30º), kanan cikar saat kapal stop bergerak, lalukan olah gerak untuk menolong korban.


5. Terangkan apa yang dilakukan oleh Nakhoda, jika kapal dalam keadaan darurat berikut ini:
a.Pirates & Armed Robbers:
-Aktifkan General alarm bell
-Jika kapal dilengkapi dengan Alert Emergency System, maka nakhoda harus menekan tombolnya.
-Bersikap tenang jangan memberikan perlawanan
b.Medical Emergencies:
-Memberipertongan pertama
-Periksa keadaan pasien

                                         

Artikel jenis - jenis docking

Macam - macam jenis Docking :

1. Dock Apung (Floating dock)




Keterangan :
A : Tangki dasar
B: Tanki samping
C = D : Tanki sayap
E : Ruang pompa
F : Gudang dock
G : Dock block
K : Kapal
L : Crane dock
M : Ruang control
J : Jankar dock
H : ballok penopang


2. Dock Gali (Growing Dock)




Keterangan
A : Dinding buritan
B : Ruang pompa
C : Crane dok
E : Ruang control
F : Balok penopang
H : Pintu dock


3. Dock Gali Dengan Tiang Pancang


Keterangan
A : Tiang pancang
B : Ruang hampa
C : Gudang dock
D : Crane dock
E : Ruang kontrol
G : Dok Block
H : Pintu dock
K : Kapal

4. Dock Gandeng



Keterangan
A : Kapal yang menolong
B : Kapal yang di tolong
C : Dock block
D : Shift pengikat kapal

5. Ballon Dock



Keterangan
A: Kapal yang akan di tolong
B : Ballon
C : Kompresor

6. Docking Miring (Rail way dock)


Keterangan
A : Kapal yang dock
B : Rel
C : Sling wire
D : Winch / Motor
E : Balok Penopang

artikel Psikologi

Jelaskan metode - metode yg digunakan dalam phisikologi adalah :

1.      METODE EXPERIMEN.
-          Biasanya dilakukan dilaboratorium.
-          Experimen harus menguasai situasi.
2.      METODE OBSERVASI.
-          Dilakukan pengamatan terhadap situasi yang sudah ada, yang spontan & tidak dibuat – buat.
-          Hasil pengamatan kemudian disimpulkan.
-          Kepentingan & minat pribadi peneliti harus dijauhkan, agar hasilnya objective
3.      METODE SAJARAH KEHIDUPAN.
-          Disusun melalui :
A. Pembuatan buku harian.
B. Rekontruksi geografi.
-          Dikumpulkan dulu data,setelah itu disusun biografi data, yang didapat melalui :
A.    Auto Anammesis.
B.     Alto Anammesis.
4.      METODE WAWANCARA.
-          Jenis – jenis wawancara :
a.       Wawancara bebas.
b.      Wawancara terarah.
c.       Wawancara tebuka.
d.      Wawancara tertutup.
5.      METODE ANGKET.
-          Angket merupakan wawancara tertulis
-          Jawaban tertulis.

JELASKAN APA KEPRIBADIAN SERTA KARAKTERISTIK – KARAKTERISTIK YANG TERPENTING YANG MENGEKSPRESI KAN KEPRIBADIAN :

Kepribadian adalah : kumpulan pembawaan biologis berupa dorongan kecendrungan, selera & insting yang dicampur dengan sifat & kecendrungan yang didapat melalui pengalaman yang terdapat dalam diri seseorang.

Karakteristik – karakteristik terpenting yang menngekspresikan kepribadian adalah :
a.       Penapilan Fisik : gendut,cakap, tinggi, dan lain-lain.
b.      Temperamen : suasana hati yang cenderung menetap contohnya : pemurung, pemarah, periang, dan lain-lain
c.       Kecerdasan & kemampuan.Misalnya : Pintar, bodoh, terampil, dan lain-lain.
d.      Arah minat & pandangannya mengenai nilai – nilai.
e.       Sikap sosial
f.       Kecendrungan-kecenderungan dalam motivasi.
g.      Cara pembawaan diri, misalnya : Sopan, banyak bicara, kritis dan lain-lain.

JELASKAN PERKEMBANGAN / PERTUMBUHAN KEPRIBADIAN MENURUT TEORI NATIVISME, EMPRISME & KONVERGENSI :

NATIVISME : Perkembangan manusia semata – mata ditentukan factor-factor yang sudah ada sejak lahir.
EMPIRISME : Jiwa manusia pada waktu lahir adalah putih,bersih bagaikan kertas putih,akan apa jadinya kelak tergantung dari pengalaman yang akan mengisinya.
KONVERGENSI : Kepribadian seseorang pada suatu saat adalah produk dari suatu proses yang dimulai pada saat orang lahir dengan membawa bakat - bakatnya & berlangsung terus melalui pengalaman sampai pada saat tertenu

JELASKAN LINGKUNGAN APA SAJA YANG DOMINAN MEMPENGARUHI CORAK PRILAKU :
1.      Lingkungan keluarga.
2.      Lingkungan sekolah.
3.      Lingkungan diluar rumah / diluar keluarga dan sekolah.

JELASKAN TIPOLOGI MENURUT KANT :
Tipologi menurut temperamen :
Temperamen dianggap sebagai corak yang mengandung 2 (dua) aspek yaitu :
a. Aspek Psikologis : Yaitu konstitusi tubuh, konplek / susunan cairan jasmaniah.
b. Aspek psikologis yaitu kecendrugan kejiwaan yang disebabkan oleh komposisi darah temperamen perasaan .
-          Temperamen sanguistis
-          Temperamen melankolis
Temperamen kegiatan
-          Temperamen schaleris
-          Temperamen Phlegmatic

JELASKAN TIPOLOGI MENURUT E.SPRANGER :
Menurut E.SPRANGER ada 2 (dua) macam roh :
1.      Roh Subjektive / individual : terdapat pada masing-masing individu manusia.
2.      Roh objektive / supra individual / kebudayaan : Roh semua umat manusia

JELASKAN PENDEKATAN YANG BERSIFAT PRAILMIAH DALAM MEPELAJARI KEPRIBADIAN?

1.     chirologi: guratan-guratan tangan itu tidak ada yang sama satu sama yang lain,mengenai guratan-guratan tangan tersebut maka kita dapat mengenal sifat orang tersebut.
2.    Astrologi: adanya pengaruh cosmis terhadap manusia pada wakyu seseorang dilahirkan. Dia ada dalam posisi tertentu terhadap benda-benda angkasa, bila dapat mengenal perbedaan tersebut akan dapat mengenal sifat.
3.      Grapologi: segala gerakan yang dilakukan oleh manusia itu merupakan ekpresi daripada jiwanya.
4.  Phisiognomi: memahami kepribadian atas dasar keadaan wajahnya keyakinan bahwa ada hubungan antara keadaan wajah dan kepribadian.
5.     Phrenologi: memahami kepribadian atas dasar keadaan tengkoraknya bahwa tiap - tiap fungsi atau kecakapan itu masing-masing mempunyai pusat. Diotak jikalau salah satu atau lebih dari kecakapan itu, keadaan luar biasa, maka pusatnya di otak itupun luar biasa.
6.  Onychologi: memahami kepribadian atas dasar keadaan kukunya, kuku diujung jari itu mempunyai hubungan yang erat dengan susunan syaraf, dengan cabang-cabangnya yang terhalus berujung dipucuk jari, warna serta bentuk kuku dapat dipakai sebagai landasan untuk mengenal kepribadian seseorang.

CIRI - CIRI KEDEWASAAN SECARA JASMANI, ROHANI, SOSIAL, EMOSI DAN INTLEKTUAL?
1.      ciri-ciri kedewasaan secara jasmani
-pertumbuhan tinggi dan berat badan optimal menurut ukran masing-masing.
-ukuran,berat,kekuasaan,kemampuan dan kordinasi bagian-bagian tubuh cukup sesuai dengan ukran dan jenis kelamaan.
-alat-alat reproduksi juga berkembang .
2.      Ciri-ciri kedewasaan secara rohani adalah
-mampu menerima kekuasaan tuhan dalam segala hal, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan.
-Menyadari bahwa ada banyak agama didunia, sehingga tidak dapat merendahkan agama lain.
-menghormati, tidak mengabaikan dan mau bekerjasama secara wajar dengan orang yang beragama lain.
3.      Ciri-ciri kedewasaan secara sosial adalah
-tahu memilih apa yang harus diperbuat atauapa yang tidak harus diperbuat dalam situasi yang berbeda-beda.
-sadar akan tanggung jawabnya terhadap orang lain, supaya dapat hidup bersama secara harmonis.
-kesopanan,tutur kata yang baik.
-perhatian terhadap orang lain.
-keramahan, kerjasama, pengorbanan perasaan dan pengetahuan serta kemampuan menyatakan dan melakukan apasaja pada waktu yang baik.
4.      Ciri-ciri kedewasaan emosinal :
-       mampu mengungkapkan perasaan secara tepat dalam situasi yang tepat pula terhadap objek atau orang yang semestinya.
-       Mampu mengendalikan perasaan sehingga tidak mengganggu perkembangan dirinya sendiri atau melukai perasaan orang lain.
5.      Ciri-ciri kedewasaan secara intlektual:
-          Individu mampu berpikir secara matang dan logis.

-          Mempunyai pertimbangan yang tepat untuk rencana masa depannya.

Selasa, 28 November 2017

Plimsol Mark (load line)

The Plimsol Mark (Load Line)



- LTF - Lumber, Tropical Fresh - this is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the tropical fresh designated zone

- LF - Lumber, Fresh - this is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the fresh designated zone

- LT - Lumber, Tropical - This is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the Tropical designated zone.
- LS - Lumber, Summer - This is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the Summer designated zone.
- LW - Lumber, Winter - This is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the Winter designated zone.
- LWNA - Lumber, Winter, North Atlantic - This is the draft to which the vessel can load when carrying lumber in the Winter North Atlantic designated zone.
F - Fresh - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Fresh designated zone.
- TF - Tropical, Fresh - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Tropical Fresh designated zone
- F - Fresh - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Fresh designated zone
- T - Tropical - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Tropical designated zone
- S - Summer - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Summer designated zone
- W - Winter- This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Winter designated zone
- WNA - Winter, North Atlantic - This is the draft to which the vessel can load when not carrying lumber in the Winter North Atlantic designated zone
- LR - Lloyds Register - The initals of the Classification Society which assigns the marks.
- TPC : Jumlah to yang harus dimuat atau dibongkar untuk merubah sarat rata-rata kapal sebanyak satu sentimeter (cm)


- Assume side wall is vertical in one cm
- TPC varies at the ship's draft because waterplan area change at the draft






Fresh Water Allowance (FWA)

sejumlah milimeter dari perubahan sarat rata-rat, bila kapal berlayar dari air laut ke air tawar dan atau sebaliknya.



W1L1 = Garis air Tawar (V + v)

WL = Garis air Laut (V)

Pembuktian rumus



Berat  = Volume x B.J

Berat air laut yang dipindahkan = 1025 V
Berat air tawar yang dipindahkan = 1000 (V= v)
Berat air tawar yang dipindahkan = berat air laut yang dipindahkan
1000 (V + v)         =   1025  V
1000 V + 1000 v  =    1025  V
1000 v                   =   25  V
                         v  = 
                                 40

Misalkan :  

w = v dan W = V

w  =
         40

FWA  x  TPC     = 
10                            40

FWA    =       W          . (mm)
                  4 x TPC






DWA (Dock Water Allowance)

adalah perubahan sarat kapal, jika kapal berpindah dari air laut ke air payau dan atau sebaliknya.

Misalkan :

X  =  Dock Water Allowance  (DWA)
D  = Density dari air payau (pelabuhan)

Maka :

   x         1025 - D    
  FWA       1025 - 1000


atau 

Dock water Allowance  =   FWA      ( 1025 - D )
                                                       25

Contoh soal 1 :

Sebuah kapal memuat di pelabuhan sungai dengan density 1.010 kgs / m3, FWA 150 mms, hitunglah perubahan draft kapal akan berlayar ke laut bebas ?

Jawab = 90 mms

Contoh soal 2 : 

Sebuah kapal memuat di pelabuhan dengan density 1.005 kgs / m3, FWA 62.5 mms dan TPC = 15 ton / cm, hitunglah berapa muatan yang dapat di muat ?

Jawab = 75 Tons

Contoh soal 3 :

Kapal tiba dimuara dengan density 1.025 kgs / me dan draft rata-rata 7.5 meter, berapa draft bila kapal tiba di pelabuhan muat yang density 1.005 kgs / m3, jika displacement 7500 ton dan TPC 35 ton / cm

Jawab = 

7 M 35 Cm

Contoh soal 4 :

Kapal berangkat dari pelabuhan dengan density 1.007 kg / m3 dengan draft 8 meter, jarak dari pelabuhan sungai ke laut bebas 680 mile dengan pemakaian bahan bakar 10 ton dan air tawar 5 ton dan kecepatan kapal 10 knots, jika displacement kapal 9.000 ton, TPC 40 ton / cm, berapa draft kapal bila tiba di laut bebas nanti ?

Jawab = 

7 M 97,89 cm

Contoh soal 5 :

Kapal tiba di pelabuhan sungai dengan density 1.015 kg / m3 dengan draft rata-rata 7 meter, masih harus memuat general cargo, jarak dari pelabuhan sungai ke laut bebas 480 mile kecepatan kapal 12.5 knot, pemakaian bahan bakar dan air tawar 25 ton draft di laut di karenakan adanya beting 7.5 meter, jika displacement kapal 8500 ton, TPC : 40 ton / cm, berapa draft tolak dan berapa ton yang dpat dimuat?

Jawab = 

7 M 53,125 cm
2125 ton





Senin, 27 November 2017

Artikel Ships Draft and Tonnage

Ships Draft and Tonnage

 Overview

              Definitions and measurement of ships draft.
              Introduction and History of tonnage measurement.
              Tonnage terms and measurement.

              Basic displacement calculations.

Ships Draft

- Draft measured at six point on hull Forward, Midships, and aft, both port and starboard.
- Mean draft is the average of the forward and after draft





Hog and Sag

            Ships loading large deadweight cargoes will often hog when in ballast and sag when loaded.  This can be calculated by comparing the mean draft to the midships draft.  

Hogging


Sagging



Computation

- Displacement calculated by formula :

Dispacement (LT) = Length x Width x Draft x Block Coefficient
                                                       35 Cubic Ft / Ton

                                           Determination Of Displacement from draft

- known as a draft or deadweight survey, Used to determine the amount of cargo loaded or discharged.

- Calculated displacement from draft information with corrections for :
1. Salinity
2. Hog or Sag
3. Trim

Hydrostatic Properties


Tonnage Definitions

  Measurement ton: 100 cubic feet of volume
  Gross tonnage: Ships internal volume in measurement tons
  Net tonnage: Internal volume of revenue earning space
   Displacement ton: Weight in long tons or metric tons of water displaced by the vessel.
   Deadweight tonnage: Amount of weight vessel can carry at Summer load marks.  
   Difference in displacement of vessel at lightship and fully loaded conditions.

Use of Tonnage Measurements
              Port Fees
              Canal Fees.  Special Tonnages: Panama/Suez
              Drydocking
              Comparison
              Taxation
              Licensing