Tampilkan postingan dengan label Management Transportasi Maritim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Management Transportasi Maritim. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 November 2017

Soal dan Jawab Management Transportasi dan Ekonomi

MNG TRANS AND EKONOMI

1.       Diket : Muatan = 800 tues, freight = 3 jt, potongan 2%, total biaya variable= 1.342 jt, biaya tetap/hari=150 jt, hari ops= 1,5 hari muat, i hari di laut, 2,5 hari bongkar .Dtanya : - laba ops , -QBEP , -laba ops bila muatan 840 teus, b/var=1.420 jt
Jawab :
Pendapatan freight kotor = 800 x 3 jt  = 2.400       Untuk 840 teus :   840 x 3 = 2.520     
Potongan pendapatan    = 2%x 2.400  =       48 –                              2% x 2520  =       50.4 -
Pendapatan freight bersih                     = 2.352                                                      = 2.469.6
Total biaya variable                                = 1.342-                                      b / var    = 1.420 -
Laba kontribusi ( CM )                            = 1.010                                               CM = 1.409,6
Biaya tetap ( 1.5+1+2.5) hari  x 150 jt =    750  -                                             FC  =     750 -
Laba ops                                                   =     260 jt                              LABA OPS   =  299.6 JUTA           
** jadi laba ops = Rp. 260 juta.
CM / TUES = 1000 / 800 = 1.25 jt / teus
QBEP = FIX COST ( FC ) / (CM/TEUS )
           = 750 / 1.25  =  600 teus
*** jadi QBEP = 600 teus.

2.       Diket :  total freight kotor  = 550 jt, potongan = 2 % , Var cost = 276 jt , Fix cost diluar beban charter = 10 jt/hari , Fix Cost pemilik kapal = 20 jt/hari , waktu ops = 6 hari. Ditanya : kalo owner ingin laba 20%, berapa biaya charter per hari untuk pencharter?? Hitung CM dan laba ops ???
Jawab :
Feight kotor                           =   550
Potongan 2% x 550              =     11 –
Freight bersih                       =     539
Tot b/var                               =     276 –
Laba kontribusi ( CM )        =     263 jt..................**** jadi CM = 263 jt.
****Bila ingin laba 20 % maka ;
6 hr x 20 % = 120 % x 20 jt = 24 jt / hari. Maka biaya charter per hari oleh pencharter adl : 24 jt / hari.

FC  :  charter 6 x 24      =  144 jt
         FC lainnya 6 x 10 =    60 jt
Total biaya tetap          =  204 jt
****laba ops = CM – FC = 263 – 204 = 59 juta.

3.       Diket : Cargo DWT = 15.000 ton , bale space = 22.074 m3 , cargo load factor = 90 %, freight bersih rata2 = 200 rbu/ton, biaya var = 120 rb / ton , biaya tetap = 880 jt /hari
Di tanya ;  QBEP , kalo muatan SF 1.76 m3/Mton, BS = 2% , apakah load factor tsb dapat di muat semua???
Jawab :
****QBEP = FC / P-VC  =  800 / ( 0.2 – 0.12 ) = 11.000 tons
*** jumlah muatan pada LF 90% = 15.000 – ( 15.000 x  90 %) = 13.500 ton.
        Space yg terpakai pada SF 1.76 m3/mton = 13.500 t x 1.76 m3/mt = 23.760 m3, sedangkan bale space hanya 22.074 m3 jadi tidak seluruh muatan dapat di muat.

4.       Di ket : FC = 10 jt , biaya premi asuransi P&I = 4 jt , b/overhead = 7.5 jt, b/penyusutan = 8.5 jt , waktu ops = 6 hari, freight bersih = 2.5 jt/tues , biaya var = 1.6 jt / teus , di tanya : QBEP
Jawab :
Baiya tetap / hari = ( 10 + 4 + 7.5 + 8.5  ) = 30 jt , total FC = 6 hari x 30 = 180 jt
*** QBEP = FC / ( P-VC ) = 180 / ( 2.5 – 1.6 ) = 200 TEUS.

5.       Diket ; container ship kapsitas 400 teus , cargo 350 teus , feight bersih = 700 jt , tot VC = 385 , CM= 315 , FC 261 , Laba ops = 54.
Ditanya : berapa teus agar dapat laba ops 90 jt??
Jawab :
CM / TEUS = 315 / 350 = 0.9 jt / teus.

Q.A =(  FC + A ) / ( CM / TEUS ) = (261 + 90 ) / (0.9 / TEUS ) = 390 TEUS.

Selasa, 07 November 2017

Contoh soal management transportasi pelayaran


MANAJEMEN TRANSPORTASI

1.  Kapasitas angkutan merupakan kemampuan suatu alat angkutan untuk memindahkan muatan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu tertentu.  Besarnya kapasitas angkutan tergantung pada apa saja ? jelaskan
Besarnya kapasitas angkutan tergantung nilai dari SF (Stowage Faktor muatan), muatan ringan SF > 40, muatan SF<40 muatan berat dan SF = 40 adalah standard dimana kemungkinannya kapal bisa Full & Down artinya kapasitas ruangan penuh dan kapal  telah tenggelam pada saratnya.

2.  Anda dianggap sebagai seorang Direktur Armada di suatu perusahaan Pelayaran.  Perusahaan anda ingin membeli kapal cargo untuk jalur Jakarta – Makassar dengan singgah di Semarang dan Surabaya, Perusahaan anda ditawari oleh Distributor kapal cargo dengan DWT masing-masing 11.000, 15.000 dan 20.000 dimana kecepatan kapal tersebut masing-masing : 16 knot, 18 knot dan 20 knot dan harga kapal (dalam ribuan $) masing-masing – 3.000, 4.500 dan 6.000. kemudian anda sebagai direktur armada disuruh menentukan kapal mana yang paling menguntugkan untuk perusahaan. Dimana perusahaan anda akan melakukan pemuatan dan pembongkaran sebagai berikut :
-        Jakarta akan memuat 10.000 ton barang dan membongkar 10.000 ton barang dengan kecepatan bongkar 150 ton / jam
-        Semarang akan memuat 9.000 ton dan membongkar 10.000 ton dengan kecepatan bongkar 100 ton / jam
-        Surabaya akan memuat 10.000 ton dan membongkar 10.000 ton dengan kecepatan bongkar 125 ton / jam
-        Makassar akan memuat 10.000 ton dan membongkar 10.000 ton dengan kecepatan bongkar 110 ton / jam
Jarak antara Pelabuahn Jakarta-semarang = 300 mil, Semarang-Surabaya = 100 mil, Surabaya-Makassar = 400 mil, dan Makassar-jakarta = 650 mil
Dengan data-data diatas, uraikan perhitungan saudara dalam memilih jenis kapal cargo mana yang paling menguntungkan !
Total Jarak : 300 + 100 + 400 + 650 : 1450 miles
Jakarta muat bongkar     à 20.000/150 = 133.333 jam = 5.555 hari
Semarang muat bongkar à 19.000/100 = 190.000 jam = 7.916 hari
Surabaya muat bongkar  à 20.000/125 = 160.000 jam = 6.667 hari
Makassar muat bongkar à 20.000/110 = 181.818 jam = 7.576 hari
Lamanya muat bongkar                                = 27.714 hari
-        Kapal I
Dwt : 11.000,  Speed : 16 Knots,  Price : US$ 3.000.000
1450/16 à  90.625 jam = 3.776 hari
-        Kapal II
Dwt : 15.000,  Speed : 18 Knots,  Price : US$ 4.500.000
1450/18 à 80.555 jam = 3.356 hari
-        Kapal III
Dwt : 20.000,  Speed : 20 Knots,  Price : US$ 6.000.000
1450/20 à 72.500 jam = 3.021 hari
yang lebih menguntungkan kapal I karena muatan yang tersedia sesuai dengan DWT kapal, lebih ekonomis karena harga kapal lebih murah dan kapal tidak kelebihan ruang muat dan lamanya per voyage tidak jauh berbeda.

3.  a.  Operasi kapal memiliki tiga fase yang khas, dimana masing-masing fase memerlukan biaya khusus. Sebutkan ketiga fase tersebut dan jelaskan biaya
              apa saja yang ditimbulkan ?
-        Fase tersebut :
1.     Waktu kapal berada dipelabuhan untuk melakukan bongkar muat
2.    Waktu maneuver untuk sandar pada dermaga dan berangkat
3.    Waktu berlayar antara pelabuhan satu dengan yang lainnya.
-        Biaya-biaya yang ditimbulkan :
1.     Biaya berhenti dipelabuhan
2.    Biaya perjalanan kapal
3.    Biaya khusus yang ditimbulakan oleh sifat khusus muatan
  b.  Menurut pendapat anda, bagaiman menentukan alokasi yang paling ekonomis dari waktu kapal antara ketiga fase diatas ?
Alokasi yang paling ekonomis adalah waktu berlayar antara dua pelabuhan karena biaya yang dihitung hanya biaya tetap saja tanpa biaya variable. Apalagi perjalanan yang cukup jauh lebih menguntungkan dari pada jarak dekat karena frekuensi kapal sandar dalam sebulan lebih kecil.

4.  Dalam transportasi laut terkait 3 pihak, Sipper, carrier dan Consignee yang masing-masing mempunyai tanggung jawab terhadap keselamatan muatan.
a.  Berikanlah ikhtisar batas-batas tanggung jawab (limitation of liability) dari masing-masing pihak tersebut
Tanggung jawab :
-        Shipper
-        Carrier : berusaha dengan kesungguhan hati agar kapalnya layak laut, mengawaki kapalnya dengan baik, dan memberi perlengkapan dan perbekalan yang lengkap sesuai peraturan, Harus menjaga betul dalam stowage muatanya, membuat ruangan muatannya aman
-        Consignee :
b.  Didalam surat muatan (Mate of receipt) sering dicantumkan kalimat-kalimat sebagai berikut “said to weight” atau “said to contain”, Jelaskan maksud penulisan kalimat-kalimat tersebut
Arti dari :
-        Said to weight : sesuai dengan beratnya
-        Said to Contain : Sesuai dengan isinya
c.   Didalam Haque Rules, carrier diberikan pembebasan tanggung jawab bilamana carrier telah melakukan “due diligence” terhadap kapal dan muatannya. Sebut dan jelaskan “due diligence” yang harus dilakukan oleh pihak carrier tersebut.
Tindakan Kewajaran : Sebelum memulai pelayaran pengangkut melengkapi kapal dengan crew yang benar, bernavigasi dengan benar  dan pengangkut wajib melakukan tindakan yang benar  dalam pemuatan / pembongkaran serta menangani muatan dengan baik.
     Hak Imunitas :
-        Act of Goa
-        Act of War
-        Penahanan/penyitaan
-        Pemogokan buruh
-        Akibat pembatas karantina
-        Menyelamatkan jiwa/harta dilaut
-        Kerusakan dan pemberontakan
-        merk yang tidak jelas


Contoh Soal Management Transportasi

MANAJEMEN TRANSPORTASI
                                                           
1.  Apa makksud dan tujuan Inpres No.5 th 2005, tentang pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional
Jawab:
Maksud Inpres No.5 th 2005:
sebagai wujud kongkrit dukungan politik dan komitmen Nasional dalam pemberdayaan industri pelayaran nasional
     Tujuan Inpres No.5 th 2005:
Merupakan pemicu atau trigger para menteri terkait untuk merumuskan kebijakan dan mengambil langkah - langkah kongkrit yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing dalam mendukung pemberdayaan industri pelayaran nasional, sehingga mampu menjadi tuan di negeri sendiri dan dapat bersaing di pasar global
2.  Sektor  mana saja yang terlibat dalam Inpres No. 5 th 2005
Jawab:
1. sektor perdangangan
2. sektor keuangan
3. sektor perhubungan
4. sektor perindustrian
5. sektor energi & sumber daya mineral
6. sektor pendidikan dan latihan
3.  Uraikan peran sektor pendidikan dan latihan dalam rangka perwujudan Inpres No. 5 th 2005.
Jawab:   
1.  Pengembangan pusat pendidikan dan latihan kepelautan bersetandar  Internasional (IMO)   oleh pemerintah daerah dan swasta
2. Pengembangnan kerja sama antara lembaga pendidikan dan pengguna jasa pelaut dalam rangka menghasilkan pelaut bersetandar internasional (IMO)
4.  Sebutkan bentuk - bentuk  transportasi dengan tipe pelayanannya.
Jawab:
1.   Tramways atau Street Railways:
terdapat di perkotaan berada di jalan di atas rel bercampur d
engan kendaraan lain
2.  Trolly Bus:
Bus d
engan ban digerakan tenaga listrik di atas dan bebas bergerak di jalan pada koridor tertentu
3.  Pipa:
Mengangkut gas atau cairan atau padat cair seperti spurry (partikel batubara)
4.  Belt Conveyors:
Conveyors adalah alat mekanik untuk memindahkan bahan padat melalui ban yg terbuat dr karet, kanvas dan meta biasanya digunakan di pabrik
5.  Uraikan indikator kualitas pelayanan sistem transportasi.
Jawab;
Indicator kualitas pelayanan sistem Transportasi: kapasitas mencukupi, terpadu, tertib, dan teratur, aman, cepat dan lancar, selamat, nyaman, murah, efisien.
6.  Bagaimana melakukan konsilidasi muatan (muatan dg penumpang)
Jawab:
Konsilidasi muatan:
a. Peningkatan (pre-slinging)
b. Penggunaan palet (palletization)
c. Containerization
d. Penggunaan Tongkang
e. Penggunaan Kapal Roro (Roll-On / Roll-off)
7.  Sebutkan alasan pemilikan transportasi oleh pemerintah (public) dan oleh swasta (private)
Jawab:
a.   Alasan pemilikan oleh Pemerintah
1).        Kebijakan politik seperti negara sosialis vs kapitalis
2).           Membangun transportasi membutuhkan aset swasta
3).           Penggunaan aset negara seperti lahan
4).           Kepelikan pemerintah lebih ekonomis
5).           Biaya besar diluar kemampuan suwasta
6).           Sangat bermanfaat bagi masyarakat
7).           Transportasi dapat sewaktu  waktu untuk keperluan perang dan darurat
8).           Untk mengangkut personel & barang negara
9).           Pemerintah menanggung sebagian dari biaya transportasi selain user
b.   Pemilikan Swata
1.     Kepentingan pribadi / kelompok / usahanya
2.    Usaha bisnis transportasi

8.  Sebutkan dampak yang ditimbulkan oleh transportasi terhadap lingkungan
Jawab:
Dampak transportasi terhadap lingkungan berkaitan dengan polusi air, poluis udara, polusi suara, penggunaan lahan dan buangnan zat padat.
a.   Polusi air ( hubungan dengan BBM, oli dan lain ke dalam air), buangan sampah ke Pelabuhan
b.  Polusi Udara (emisi gas buang kendaraan ke udara seperti di perkotaaan)
c.   Polusi Suara (merusak pendengaran (seperti di sekitar bandara dan di kiri kanan jalan bebas hambatan / tol
d.  Penggunaan lahan
- hindari lahan mengandung flora & fauna
- gunakan lahan tdk produktif
- pertimbangan lokasi terminal
e.  Buangan zat padat seperti di jln umum, sangat membahayakan
9.  Uraikan ruang lalu lintas untuk masing-masing moda transportasi
a.   Transportasi jalan:
-       Jalan tanah,batu,aspal, dan jalan beton
-       Jalan satu arah, 2 arah.
-       Badan jalan, bahu jalan dan drainase.
-       Kemiringan ( 0-4%) Radius.
-       Fungsi jalan primer (luar kota) dan sekunder (dalam kota)
-  Jembatan tetap & tidak tetap (apung).
-       Jalan lokal, Arteri, cepat (free way ).
b.  Transportasi Kereta Api:
-       Jalan baja di alasi kayu (bantalan).
-       Tekanan gandar (Axle Load) 10-20 ton
-       Jarak rel = 1.06m – 1.6 m.
-       Perlintasan KA dgn jalan (level crossing).
-       Kemiringan terbatas (gradien)1-5 (perbedaan tinggi 1s/d 5m sepanjang 100m)
-       Konstruksi jembatan KA.
-       Trowongan KA.
-       Fasilitas signal unutk mengontrol perjalanan KA.
-       Pemilikan rute KA tergantung biaya konstruksi dan biaya operasi.
c.   Transportasi Air / laut.
-       Alur pelayaran dengan kedalaman  tertentu  sesuai draft kapal.
-       Terusan (canal), danau, sungai.
-       Sarana bantu navigasi/penuntun,rambu.
-       Alur laut kep.Indonesia, dilayari kapal asing
-       Locks (Alur pelayaran dgn ketinggian yang berbeda, pelayaran di air terjun).
d.  Transportasi Udara
a.   Udara terdiri dari troposphere(11 km dr  tanah ).
Stratosphere(diatas 11 km dari tanah   bebas kabut, salju, Es dan angin kencang)
b.  Air ways = ruang udara antara dua tempat darat atau air (landing=mendarat dan take off = tinggal landas)
c.   Dilengkapi alat bantu navigasi udara (lampu penuntun di bandara stasiun radio, alat elekronik membantu landing (1 LS xVLS = instrument landing system dan visual landing system)

d. Apa persamaan dan perbedaan antara Time Charter dan Bareboat Charter
      A. Time charter :
a)    Penyewaan kapal dlm keadaan siap belayar/layak laut.
b)   Dilengkapi awak kapal
c)    Dokumen kapal tanggung jawab pemilik kapal.
d)   Operasi kapal tanggung jawab penyewa.
e)    Operasi oleh penyewa.
      B. Bareboat charter.
a)  Penyerahan kapal tidak laik laut.
b) Tidak ada awak kapal.
c)  Tanpa BB, Air tawar.
d)  Tanpa peralatan lepas.
e)  Dokumen tanggung jawab penyewa
f)  Operasi kapal tanggung jawab penyewa.
g)  Operasi oleh penyewa.
10. Sebutkan prinsip - prinsip yang dianut dlm penetapan Freight (tarip) pada jasa trasportasi
A. Transportasi penumpang.
1). Pendapatan penumpang(Active kerja vs Pensiunan,pegawai tinggi vs pegawai rendah ).
2). Maksud perjalanan (Kerja vs rekreasi / sekolah )
3). Umur (Dewasa, anak anak, lansia )
4). Perjalanan rombongan vs individu.
5). Perjalanan pergi vs pulang pergi.
6). Bepergian penting vs ibu rumah tangga.
B.  Transportasi barang.
1). Nilai barang (mahal vs murah = emas vs besi).
2). Nilai tambah akibat transportasi.
3). Urgency pengiriman (brg mudah busuk vs tahan lama ).
4). Pertimbangan sosial – barang untuk yang kena bencana alam.
C.  Fariasi tarif berdasarkan jarak:
1). Jarak perjalanan.
2). jumlah ukuran pengiriman
3). Jumlah tempat tujuan
4). Muatan pergi & Kembali
5). Kondisi yang dibutuhkan barang atau orang.

11. Bagaimana penetapan tarif pada jasa Transportasi Laut
a.   Fix tarif ( Tarif tetap )
Dilakukan pada pasar monopoli = pemerintah sebagai regulator, menetapkan tarif yang tetap unutk melindungi konsumen.
b.  Ceilling tarif (batas atas)
Batas atas tarif yang ditentukan untuk pasar oligopoli, dgn tujuan melindungi konsumen.
c.   Floor tarif ( Batas bawah )
Batas bawah tarif yang diberlakukan dengan tujuan melindungi perusahaan jasa, agar tidak ada perusahaan jasa trandportasi yang menjual jasa lebih rendah dari floor tarif.
d. Internal tarif (Tarif kompetisi)
Tarif dilepas tergantung pada pasar tetapi masih dalam koridor celling tarif dan floor tarif.
e.Lezies fair tarif (pasar kompetisi).
Pasar kompetisi sempurna, dimana bebas, pasar banyak dan informasi lengkap.

12. Manfaat apa saja yg didapatkan dari sistem  multimoda Transportasi
Jawab :
1).  Pelaksanaan pengangkutan lebih cepat, menekan kerugian jarak dan menghemat modal
2). Hanya menggunakan 1 dokumen angkut.
3). Hanya satu agen penaggung jawab.
4). Mengurangi waktu yang hilang pada transhipment point.
5). Penurunan harga eksport barang yang pada saatnya meningkatkan daya saing barang exsport di pasar global.
13. Buatkan contoh sistem multimoda transport yang dimulai dg mengangkut ikan tuna dan udang dr Pelabuhan Ambom menuju ke Tokyo.
Jawab :
-       Ikan tuna dan udang termasuk jenis muatan dingin unutk inin harus di berikan atau di stuff di container khusus (RF-20).
-       Dari pelabuhan Ambon muatan harus melalui pelabuhan Jakarta (Tanjung Priok).
-       Dari Tanjung Priok Transhipment ke kapal tujuan Jepang/Tokyo.
-       Dari Ambon – Tg.Priok – Tokyo, hanya menggunakan satu dokumen.
14.Uraikan apa yg dimasksud dg:
a) Time Utility
b) Place Utility
c) Drived Demand
Jawab :
d. Time Utility
adalah transportasi memberikan utilitas waktu kepada/terhadap barang/orang contoh dgn pesawat Ke Batam dpt dipastikan berangkat pagi, sore kembali (Jakarta-Batam).
e. Place utility
adalah Transportasi memeberikan tempat atau wadah terhadap barang dan orang selama dalam pengangkutan.
f.                   Drived Demand
adalah bila perokonomian baik, maka permintaan jasa transportasi meningkat sebaliknya jasa transportasi menurun apabila ekonomi lesu.



SOAL KUANTITATIF:

1.  Anda mendapatkan tugas dari perusahaan dimana anda bekerja, yaitu menghitung kelayakan kapal yang akan dioperasikan dg data sbb:
- Umur ekonomi kapal 7 tahun
- Harga kapal Rp. 20 Milyar
- Biaya operasional pertahun Rp. 1,5 Milyar
- Penerimaan pertahun Rp. 7,5 Milyar
- Salvage Value: 10 %
- Tingkat bunga: 10 % pertahun
Hitunglah:
a) NPV             
b) IRR             
c) PBP              
d) PI
Jawab:

TH
B/R
C
NB
DFi=10%
PV
DFi=25%
PV
1
7.5
1.5
6.0
0.909
5.454
0.800
4.800
2
7.5
1.5
6.0      18.0
0.826
4.956
0.640
3.840
3
7.5
1.5
6.0
0.751
4.506
0.512
3.072
4
7.5
1.5
6.0
0.683
4.098
0.409
2.454
5
7.5
1.5
6.0
0.621
3.726
0.327
1.962
6
7.5
1.5
6.0
0.564
3.384
0.262
1.572
7
7.5
1.5
6.0 + 2.0
0.513
4.104
0.209
1.672

52.5
10.5
44.0

30.228

19.372

1.  NPV =  30.228 – 20.0
=  10. 228 M  ---à layak, NPV > 0
a.   IRR     =  i1  +        NPV+            ( i2 – i1 )
NPV+ - (  NVP- )
NPV-    =  19.372 – 20.0 = - 0.628
    IRR    =  10% +     10.228            ( 25% - 10% )
                        10.228 – ( - 0.628)
              =  10% +  10.228   x 15%
                            10.856
              =  10%  +  14.13%
              =  24.13%  -----à layak, IRR > 10%
b. PBP      =  3 th + ( 20.0 – 18.0  x 12 bulan )
                               6.0
              =  3 th 4 bulan
c.  PI       =    30.228 
        20.0
=  1. 511  ----à layak, PI > 0


PT.Cakra Line mengoperasikan kapal secara Liners Service dengan data operasi sebagai berikut:
- kapasitas kapal    : 10.000 ton
- load factor (LF) rata-rata : 95 %
- jarak tempuh pervoyage: 2500 milbuh
- kecepatan kapal   : 16 knot
- pelabuhan yang dilayani 2 pelabuhan
- kecepatan bongkar muat di pelaan 20 ton / G / H dg jumlah 4 Gang 16 jam/hari
Hitunglah:
a) Produksi kapal pervoyage
b) Produksi kapal pertahun
Jawab:
- Time Sea (Sea Voyage)      =  2500    =  156.25 jam   =  6.51 hari
                                       16
- Lama bongkar           =  95 % x  20,000    =  19,000    =   14.843 hari
       20 x 4 x 16              1280
        - 1 voyage         =  6.51 + 14.843   =   21.353 hari
- Voyage/tahun  =      330               =   15.454 voyage   = 16 vgye
                                21.353  
a)   Produksi kapal per voyage:     =19,000 x  2500   =    47,500,000 ton/mil
b)   Produksi kapal per tahun        = 47,500.000 x 16 =  760,000,000 ton/mil
  
2.  Hitunglah bagian yang masih kosong pada tabel berikut ini :                         

Nama kapal
Kapasitas kapal dlm ton
LF
 ( % )
Jarak tempuh/ voyage
Voyage/th
Produksi/th
K1
K2
K3
K4
10.000
15.000
20.000
25.000
90
95
85
80
3.000
4.000
3.500
4.000
15
20
22
25
405.000.000 ton/mil
712.500.000 ton/mil
1.309.000.000 ton/mil
2.000.000.000 ton/mil