Tampilkan postingan dengan label Olah Gerak Kapal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Gerak Kapal. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 November 2017

1. a. Jelaskan secara analisa tentang terjadinya Squat.
  b. Kapan bisa terjadi Squat dan kandas pada bilge Keel lambung kanan.

Jawab


  
a.) Squat adalah penambahan draft pada saat kapal berlayar yang disebabkan arus ikutan yang kembali sebagai akibat dari kecepatan kapal dan menyebabkan jatuhnya tekanan air sehingga kapal mengalami penurunan secara vertikal di air.
Rumus squat :
Perairan terbuka :
Max squat = (Cb x V2) : 100
Perairan sempit :
Max Squat = (Cb x V2) : 50
Cb : Coefisien Block
V   : Kecepatan kapal

b.)   Squat terjadi pada alur pelayaran dangkal dan sempit, dan terjadi kandas pada bilge keel lambung kanan karena pada saat mesin induk berhenti (stop) dengan tiba-tiba dari maju penuh ke stop ( baling – baling putar kanan) maka lunas kapal terhentak ke kiri dan kanan di bagian bilge kanan pada tebing  alur kanan.
       Terjadi pada kapal yang pada saat berpapasan mesin induknya berhenti atau stop.

2.a. Jelaskan bagi kapal – kapal yang konstruksinya dengan variabel pitch propeller ( VPP = CPP ) apabila mengurangi kecepatan bagaimana terhadap efek mengemudi
   b. Jelaskan mana yang lebih efektif kapal dengan CPP dan FPP apabila digerakan mundur
Jawab

a)   Pada kapal dengan CPP effect apa yang terjadi saat mengurangi kecepatan. à Aliran air baling - baling yang mengenai kemudi secara significant terpengaruh / buyar kecuali pitchnya diturunkan secara sangat bertahap, Effect yg kurang baik pada kemudi sangat nyata, baling secara keseluruhan menganggu fungsi aliran air terhadap daun kemudi.
b) Kapal dengan CPP kurang effectif bila digunakan untuk mundur di bandingkan kapal dengan FPP. Karena pada ada Kapal dengan CPP akan timbul masalah dalam mengemudikan Kapal . karena lebih sulit bila diperlakukan penggunaan mesin mundur lebih lama untuk menghentikan kapal saat kapal masih maju, artinya waktu henti yang di butuhkan lebih lama .

3.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pounding ? Hal – hal apa saja yang menyebabkan  terjadinya Pounding tersebut dan bagaimana cara menghindari hal tersebut.
Jawab

     Yang dimaksud dengan Pounding adalah jika kapal terangkat tinggi oleh ombak / gelombang lalu  jatuh terbanting dan bergetar .Kerusakan yang terjadi berupa keretakan (fracture) pada sekat pelanggaran (Collision bulk head). Akibat pounding yang berlebihan terutama saat kondisi ballast. Keretakan di beberapa tempat menyebabkan ke bocoran. bilge no. 1 akan penuh air dan meluap menggenangi tank top pada lower hold.
Dlm hal ini tangki-tangki & bilge harus segera di pompa dan kerusakan segera di perbaiki di pelabuhan tujuan. Pada siang hari inspeksi harus dilakukan terus menerus dibagian belakang sekat, karena vibrasi bisa saja menimbulkan kebocoran lebih lanjut.
Ø Hal – hal yang menyebabkan terjadinya pounding
-          Memotong tegak lurus dari datangnya gelombang
-          Adanya free surface effect ( tangki – tangki slack )
-          Kecepatan kapal tinggi
Ø Bagaimana cara menghindarinya
-          Mengurangi kecepatan kapal
-          Arah haluan  kapal 1 sampai 2 surat (15°dari datangnya gelombang)
-          Tangki – tangki ballast dibuat penuh sekali atau kosong sama sekali untuk menghindari free surface effect

4.  Sebuah kapal sedang berlayar dengan melawan angin dengan sudut 45 derajat terhadap angin (Angin Utara) sedang tekanan angina 30 Tons. Hitung berapa besar tekanan – tekanan yang menimbulkan :
    - DRIFT
    - DRAG ( Penjelasan dengan Gambar.)




5. L:B = 9, B = 20 mtr, v= 15 kts, saat diberi kemudi cikar kanan, kecepatan berkurang 1/3 dari kec. Normal, ditanyakan :
     Diameter lingkaran putar, Drift, Waktu putar.
Jawab :
a.    Diameter Lingkaran Putar :
L : B = 9
L = B x 9 → L = 20 x 9
L = 180 mtr

Dia. Ling. Putar = 6 (L-B)  x L
                     L + 3B
                   = 6 (180 – 20)  x 180
                        180 + 3(20)
                   = 6 ( 160)   x  180
                      180 + 60
                   = 960  x  180 → 4 x 180
                      240
                   = 720 mtr

δ = L x 180
             C
 
 


b.   Drift : 
                                    
     C = 2πr
     C = π x d → 3,14 x 720
     C = 2260.8 mtr → 1.220 NM

     δ = L x 180
                 C
       = 180 x 180  →  32400
            2260.8     2260.8
       = 14.3⁰

c.    Waktu Putar :
Speed : 15 – 1/3(15) = 15 – 5 = 10 Kts
Waktu Putar = 1.055
                   10 x 60
                 = 6,33 menit

6.   Jelaskan dengan gambar pada waktu Ship Trials anda diharuskan melakukan Z Manouvre dengan Zig
      Zag atau  Z Course , pada gambar tersebut tunjukkan Over Shoot Angle dan Over Shoot Time.



   
                   

7. Uraikan gejala-gejala yang mungkin timbul apabila kapal berlayar terlalu dekat dengan tepi sebelah kanan dari alur pelayaran sempit serta cara mengatasinya.
     
Jawab :
Timbul gejala Bank Effect dari hukum Bernoulli, inti hukumBernoulli , media mengalir melalui pipa dan mengalami penyengetan, maka tekanan & kecepatan bertambah, cara mengatasinya :
Bila menyusul sisi kanan lalu buritan kanan terhisap ketepi sehingga haluan kekiri maka :       
1. Kemudi cikar kanan                                                                               
2. Mesin tambah kekuatannya
3. Bila perlu jangkar kiri letgo
        1,5 x kedalaman air.





8. Squat adalah penambahan draft pada saat kapal berlayar yang disebabkan arus ikutan yang kembali sebagai akibat dari kecepatan kapal dan menyebabkan jatuhnya tekanan air sehingga kapal mengalami penurunan secara vertikal di air.
Rumus squat :
Perairan terbuka :
Max squat = (Cb x V2) : 100
Perairan sempit :
Max Squat = (Cb x V2) : 50
Cb : Coefisien Block
V   : Kecepatan kapal

Contoh soal :

9. Sebuah kapal tanker berlayar diperairan terbuka pada kecepatan 11 knots , diketahui Cb : 0.830 , Draft saat itu 13,5 meter even keel dengan UKC 2,5 meter, lebar kapal 55 meter dengan LBP 320 meter, Hitung Maximum Squat untuk kapal ini dan dengan dua metode dan berapa sisa UKCnya

Jawab :
Pengaruh dari lebar kapal Width of infulance = (7,7 + 20(1-Cb)2 ) x b = B’
b adalah lebar kapal = 55 meter
Berpengaruh dari lebar kapal
Maka (7,7 + 20 (1-0,830)2 ) x 55 = 455 meter = B
Blokage Factor, S = (b x T)/(B’ x H)                                                   
                              = (55 x 13,5)/(455 x (13,5 + 2,5))
                              = 0,102
Metode 1 :
Max Squat = ( Cb x S0,81 x V2.08)/20
                  = 0,830 x 0,1020.81 x 112.81 x  1
                                                                 20
                   =  0.96
at the bow, because Cb>0.700
Metoda 2 :
Simplified approx, formula
Max squat = Cb x V2
                         100
                  = 0.830 x 112
                          100
                  = 1.00 m
Squat maximum rata-rata = 0.96 + 100
                                                     2
                                          = 0.98 m         Yo = 2.50 m

sisa UKC di haluan = Yo – squat max = Y2
Y2 = 2.500 – 0.98 = 1.52 m pada kecepatan 11 knot

tanya jawab olah gerak kapal (part2)


1.  Jelaskan apa yang dimaksud dengan syncronisme, serta tindakan dalam praktek untuk mengurangi timbulnya syncronisme:

Jawab :
Synchronisme adalah periode olengan yang seirama dengan periode ombak, sangat berbahaya karena kapal dapat terbalik (capsize).
  
   * synchrinisme terjadi bila posisi kapal melintang terhadap ombak dalam waktu yang cukup lama.
   * bahaya yang terjadi kapal dapat terbalik.
   * cara mengatasinya merubah haluan dan kurangi speed.

2. Faktor-faktor apakah yang harus diperhitungkan agar dalam teknik pengendalian dan olah gerak memutar kapal di suatu perairan sempit dapat berlangsung secara effectif, effisien dan aman, jelaskan mengapa demikian!
Jawab :
-          Sifat olah gerak kapal.
-          Arah arus dan angin
-          Draft kapal
-          Panjang kapal
-          Bentuk kapal
-          Kekuatan mesin induk.

Faktor-faktor tersebut diatas sangat mempengaruhi kemampuan olah gerak kapal dalam alur pelayaran sempit

3. Jelaskan jangkar sebelah manakah yang harus digunakan bagi kapal yang akan berlabuh jangkar didekat gosong (karang) dengan angin kencang seperti pada gambar 






Jangkar yang digunakan adalah jangkar yang berlawanan dari Gosong tersebut, dimana pada saat kapal merewang tidak membuat sudut yang besar sehingga kapal tidak menyentuh gosong.
  

4. Jelaskan tahap-tahap olah kapal yang akan melepas dari dua pelampung dengan angin kencang tegak lurus pada lambung kiri untuk kemudian berangkat dengan lambung kanan







Keterangan:
  1. Lepas tali-tali belakang, kapal akan hanyut menghadap angin ke posisi 2
  1. Mesin maju pelan untuk mengurangi ketegangan pada tali depan & melepaskan tali depan.
  2. posisi 3 kemudi cikar kiri & mesin maju, maka angin berada di lambung kanan & kapal meninggalkan bui.
 5. Sama atau berbedakah teknik pengendalian dan olah gerak kapal “ Baltic Moor “ dengan  Mediterranean Moor “ Jelaskan jawaban anda dengan gambar sketsa

Jawab:
1. Mediterranean moor:
    adalah kapal sandar di dermaga dimana panjang dermaga tidak cukup




Keterangan:
 1. Pos.1. slow ahead, letgo starboard anchor.
 2. Pos.2. Stop , half astern, letgo port anchor.
 3. pos.3. Stop check chain and send stern line.

  
2. Baltic moor :







Keterangan:
1. Maju pelan letgo jangkar & mesin mudur.
2. Stop kawat ambil slek, mundur kedarat.
3. Stop mesin tali kirim kedarat
      



       

Tanya Jawab Olah Gerak kapal

1. OPEN MOOR : sistim berlabuh dengan 2 (dua) jangkar haluan, dimana arus dan angin satu arah dan sangat kuat.

Alasannya :
-          bila arus dari arah yang tertentu dan tidak dapat berubah.
Kerugiannya :
-          kemungkinan besar kapal lain akan tersangkut rantainya
-          olah gerak susah
-          waktu berangkat lama.
Gambar :
 


2. Uraikan OG  yang digunakan untuk menyelamatkan "  Orang jatuh ke laut dengan cara “Scharnow Turn “ sebutkan syarat-syarat yang harus dipenuhi pada cara tersebut (dengan gambar)

Jawab:
Misalnya kita sedang berhaluan utara. Kalau ada orang jatuh kelaut disisi kanan. Kemudi cikar kanan. Setelah haluan berubah 240˚dari haluan semula, kiri cikar. Pada saat kapal berhenti berputar dan kapal mulai berputar ke kiri, lihat haluannya umpamanya 270˚ artinya 30˚ angle
Setelah haluan berlawanan dengan haluan +30˚ = ± 210º (180 + 30), kanan cikar saat kapal stop bergerak lalu melakukan olah gerak untuk menolong korban yang jatuh ke laut.
 
3. Sebuah kapal yang sedang sandar pada dermaga A, bermaksud utk dipindahkan sandar kanan di B.
Jelaskan tahap-tahap pelaksanaan olah geraknya.
Jawab :
                   


1. Bila tidak ada bantuan tunda dan kapal dianggap sandar kiri.
2. Buka buritan dengan spring depan, lalu mundur setengah / penuh sesuai kebutuhan.
3. Oleh pengaruh mesin mundur dan pukulan arus diburitan kanan, maka kapal mendapatkan posisi 3
4. Stop mesin maju pelan dan sandar kanan sejajar dermaga, mesin mundur, stop haluan kekanan kirim tali.

4. Apabila gejala-gejala yang timbul bagi kapal yang berlayar tidak tepat pada suatu alur yang sempit dan dangkal, hukum apakah yang menimbulkan gejala-gejala tersebut dan apa inti dari hukum tersebut serta bagaimana cara-cara untuk mengatasi gejala-gejala yang dimaksud ?
Jawab :

- Timbul gejala Bank Effect dr hukum Bernoulli, inti hukum
Bernoulli , media mengalir melalui pipa dan mengalami penyengetan, maka tekanan & kecepatan bertambah.
ara mengatasinya :
Bila menyusul sisi kanan lalu 
Buritan kanan terhisap ketepi

Sehingga haluan kekiri maka
1.Kemudi cikar kanan                        
2.Mesin tambah kekuatannya
3.Bila perlu jangkar kiri letgo 1.5 x kedalaman air
   


5. Jelaskan persiapan peralatan serta tahap-tahap pelaksanaan olah gerak kapal untuk menaikkan seorang pilot (pandu) pada malam hari, secara (dengan gambar)

Jawab :

1.     Nyalakan lampu pandu.
2.     Nyalakan lampu deck & lampu sorot kelokasi tangga.
3.     Siapkan tangga pandu dengan jarak dari air sesuai permintaan pandu.
4.     Dengan combination ladder jika kapal free board ≥ 9mtr
5.     Siapkan pelampung dengan safety lamp , safety line.
6.     Perwira jaga jemput pandu dilengkapi handy talky.

  .


 

Olah geraknya :
- Kapal bergerak dengan kecepatan aman sesuai dengan permintaan pandu
- kapal bergerak ke titik “Pilot boarding point”.
- Kapal diarahkan untuk menempatkan boat pandu dibawah angin sesuai arahan pandu dengan hati-hati terhadp traffic di sekitarnya.
- Kapal siap terima pandu dengan selamat dengan seorang perwira siap di tangga pandu siap memberi bantuan & pertolongan yang dibutuhkan dan lakukan komunikasi keanjungan (ke nakhoda).